Cara Budidaya Ikan Guppy Pemula Sampai Panen!


Cara Budidaya Ikan Guppy Pemula – Halo Sobat Kampus! Kembali lagi di situs budidaya terlengkap hanya di Kampus Budidaya! Di kesempatan kali ini, Kampus Budidaya akan menjelaskan secara rinci bagaimana budidaya ikan guppy untuk pemula dari persiapan sampai panen. So, buat kalian yang ingin mencoba budidaya ikan guppy, stay tune ya!

budidaya ikan guppy pemula

Kenapa Ikan Guppy?

Ada yang memiliki pertanyaan yang sama? Hehe. Kenapa ikan guppy? Ada apa dengan ikan kecil ini? apa yang istimewa. Kiranya itulah beberapa pertanyaan yang akan saya jelaskan terlebih dahulu dari awal. Supaya kamu memiliki gambaran yang jelas kenapa kamu harus menjalankan budidaya ikan guppy sekarang juga!

Seperti rumah, pondasi yang kuat akan membuat bangunan tidak mudah roboh. Begitu juga dengan bisnis. Kamu harus menemukan alasan yang kuat kenapa bisnis itu harus dijalankan. Sehingga, ketika di pertengahan jalan kamu menemukan banyak jalanan yang terjal, kamu tidak akan mudah goyah dan selalu ingat motivasi awal kamu menjalankan bisnis tersebut. Begitu ya?

Oke, lanjut! Kenapa ikan guppy? Begini kurang lebihnya.

  • Peminat ikan guppy kian banyak. Ya, pecinta ikan guppy semakin banyak. Maka permintaan pasar akan ikan guppy juga semakin banyak. Jika dilihat dari kacamata bisnis, ini merupakan peluang.

  • Mudah didapatkan. Sekarang, banyak sekali penjual ikan guppy baik di pasar ikan atau di marketplace. Jadi, kamu tidak akan kesulitan untuk mencari indukan guppy untuk dibudidayakan.

  • Memiliki keindahan warna. Manfaat lain yang bisa kamu dapatkan dengan budidaya ikan guppy adalah kamu bisa menikmati setiap keindahan warna siripnya. Setiap jenis ikan guppy memiliki warna yang berbeda-beda. Belum lagi kalau kamu menerapkan kawin silang.
  • Potensi pendapatan yang menggiurkan. Tentu saja, melihat peluang yang besar dari budidaya ikan guppy, bukan tidak  mungkin kamu akan meraup keuntungan yang besar. Seperti seorang peternak ikan guppy di Sidoarjo, Jawa Timur. Karena hobinya mengoleksi ikan guppy, ia lalu menjalankan budidaya ikan guppy dengan modal awal tidak lebih dari 400 ribu rupiah. Tetapi omzet yang berhasil dia dapatkan dalam sebulan mencapai 7 hingga 8 juta. Wow!

  • Mudah berkembang biak. Ikan guppy adalah ikan yang mudah berkembang biak. Seekor guppy betina mampu melahirkan anak paling tidak 30 ekor.

  • Perawatannya mudah. Dalam perawatannya pun, ikan guppy bukanlah ikan yang terlalu manja. Jadi, kamu nggak akan kerepotan kalau membudidayakannya.

  • Harga terjangkau. Walaupun untuk ikan guppy jenis tertentu dibanderol dengan harga yang fantastis hingga jutaan rupiah, tapi ada kok ikan guppy yang harganya terjangkau. Bahkan kamu bisa mendapatkannya mulai dari ribuan hingga puluhan ribu rupiah saja per ekornya. Untuk jenis-jenis ikan guppy, kamu bisa baca di postingan saya sebelumnya:

19 Jenis Ikan Guppy untuk Pecinta Ikan Hias
Oke, berdasarkan poin-poin di atas, apa kamu sudah punya gambaran yang kuat dan jelas mengenai budidaya ikan guppy yang menguntungkan ini? Pikirkan kembali, Sob!

Persiapan Cara Budidaya Ikan Guppy Pemula

Sekarang kita masuk ke pembahasan inti ya! Tahap pertama adalah persiapan. Apa yang harus disiapkan?

Pemilihan Kolam Ikan

Ada dua pilihan kolam yang bisa kamu gunakan, yaitu kolam dari semen atau akuarium. Keduanya bisa kamu gunakan tetapi lihat dulu berapa jumlah ikan guppy yang akan kamu budidayakan? Saran saya, kalau kamu masih pemula dan memiliki modal sedikit sehingga stok ikan guppy kamu juga masih sedikit, lebih baik pakai akuarium saja.

Kelebihan akuarium adalah hemat tempat, mudah dalam pemantauan, dan harganya yang relative murah. Selain itu, satu akuarium ukuran standard bisa menampung 30 hingga 40 ekor. Sedangkan kelebihan budidaya ikan guppy di kolam semen bisa menampung lebih banyak tapi tidak hemat tempat dan sulit dalam pemantauan.

Jadi, sesuaikan dengan kebutuhan kamu ya! Masing-masing ada plus minus-nya.

Memilih Bibit Ikan Guppy yang Berkualitas

Bibit ikan yang berkualitas akan menghasilkan anakan yang berkualitas pula. Lalu, bagaimana cara memilih bibit ikan yang berkualitas?

Pertama, perhatikan bentuk tubuhnya. Pastikan tidak ada cacat pada tubuhnya atau seua organnya lengkap. Kedua, ikan bergerak dengan lincah. Karena ikan yang sakit cenderung lesu dan enggak untuk bergerak. Ketiga, tidak ada jamur pada sisiknya. Jamur pada sisik ikan beresiko menjadi sumber penyakit dan mempengaruhi kesehatan ikan.

Lebih baik, kamu membeli bibit ikan guppy dari peternaknya langsung karena lebih terjamin. Akan tetapi jika tidak memungkinkan, beli di pasar ikan juga tidak masalah asalkan memperhatikan poin-poin penting yang sudah saya jelaskan di atas.


Merawat Ikan Guppy dengan Benar

Setelah semua persiapan sudah selesai, selanjutnya adalah merawatnya hingga masa panen tiba. Sebenarnya, saya sudah menjelaskan dengan rinci bagaimana cara merawat ikan guppy dengan benar di postingan saya yang ini:

Cara Merawat Ikan Guppy dari Suhu Hingga Makanannya


Sehingga di sini saya tidak akan membahasnya lebih dalam lagi, hanya poin-poin pentingnya saja.

Pada intinya, ikan guppy tidak bisa hidup di air yang kotor. Oleh karena itu, kamu harus rajin mengganti air di akuarium paling tidak 3 hari sekali. Selain itu, suhu pada air harus tetap sama yaitu berkisar 26 sampai 28 derajat celcius. PH air juga harus stabil, terutama saat pergantian air akuarium. PH air yang baik untuk budidaya ikan guppy antara 6,8 hingga 7.

Ikan guppy jantan dan betina sebaiknya dipisah sebelum masa kawin tiba. Tujuannya adalah agar organ reproduksi masing-masing ikan tumbuh dengan optimal. Bagaimana cara membedakan ikan guppy jantan dan betina? Lihatlah warna siripnya. Jika cerah dan terang, itulah guppy jantan. Sebaliknya, guppy betina memiliki warna yang cenderung pudar.

Ikan guppy merupakan hewan omnivore alias pemakan segala. Namun, makanan yang paling disukai oleh ikan guppy adalah ganggang seperti di habitat aslinya. Akan tetapi, kamu juga bisa memberikannya pelet atau makanan hidup seperti cacing sutra, Daphnia Magna atau kutu air, atau jentik nyamuk.

Sebaiknya, pilih pakan sesuai usia ikan guppy. Untuk anakan ikan guppy atau biasa disebut dengan burayak, pilih makanan yang mudah dimakan seperti kutu air dan mengandung protein yang tinggi untuk menunjang pertumbuhannya.

Pakan hidup sebaiknya diberikan 2 kali seminggu saja. Karena makanan hidup memiliki potensi membawa sumber penyakit. Sedangkan makanan kering lebih aman dijadikan sebagai makanan pokok. Untuk lebih jelasnya, baca juga postingan saya yang ini:

11 Daftar Makanan Ikan Guppy Terbaik


Masa Panen Ikan Guppy

Saat musim kawin tiba, campurkan guppy jantan dan betina di satu wadah khusus dengan perbandingan betina dan jantan 1:3. Tunggulah hingga seminggu lalu pisahkan indukan guppy jantan dan betina. Ikan guppy betina akan hamil selama 3 hingga 4 minggu lalu melahirkan burayak sebanyak 30 hingga 50 ekor.

Ikan guppy memiliki kemampuan untuk menyimpan sperma. Maka jangan heran jika ikan guppy bisa melahirkan lebih dari sekali walaupun hanya kawin satu kali. Biasanya, jeda 2 minggu dari kelahiran pertama, ikan guppy masih berpotensi untuk melahirkan kembali.

Setelah anak ikan guppy lahir, pisahkan anakan dengan indukan karena indukan guppy bisa saja memakan anaknya. Ingat, guppy adalah hewan omnivora!

Rawatlah anakan ikan guppy seperti tahapan awal di atas mulai dari persiapan kolam, air, hingga pemberian makannya. setelah berusia 4 bulan, ikan guppy siap dikawinkan kembali.

Dari sini, kamu bisa membayangkan bukan berapa keuntungan yang bisa kamu dapatkan dengan budidaya ikan guppy? Satu ekor guppy saja bisa melahirkan 30 hingga 50 ekor guppy. Jika satu ekornya dijual dengan harga Rp 20.000, berapa keuntungan yang kamu dapat dari semua anakan guppy? Silakan hitung sendiri. Hehe.

Oke, cukup sekian penjelasan cara budidaya ikan guppy pemula sampai panen kali ini. Semoga informasi ini bermanfaat untuk kamu! Belajar budidaya mejadi mudah bersama Kampus Budidaya!

No comments:

Post a Comment

Yuk sharing di sini!