Cara Merawat Ikan Guppy: Dari Suhu Hingga Makanannya


Cara Merawat Ikan Guppy – Setelah kemarin saya membagikan informasi tentang jenis-jenis ikan guppy, mungkin dari kamu ada yang tertarik untuk memeliharanya. Buat kamu yang belum baca jenis-jenis ikan guppy, silahkan baca terlebih dahulu di sini:

Kenali 19 Jenis Ikan Guppy yang Cantik ini!


Terlepas dari ikan guppy atau bukan, tentunya kamu harus merawat peliharaan kamu dengan sebaik-baiknya dong? Nah, kali ini saya akan membagikan beberapa tips dan trik bagaimana sih caranya merawat ikan guppy yang benar?

Karena, perlu kamu tahu, ikan guppy ini ikan hias yang sedikit rewel. Jadi, dalam perawatannya pun memerlukan perhatian khusus. Kalau tidak, ikan guppy tidak akan tumbuh dengan optimal atau bahkan mati. Terutama buat kamu yang ingin belajar membudidayakan ikan guppy, wajib baca informasi penting ini!

Yuk, langsung saja kita bahas cara-cara merawat ikan guppy!

Tempat Ikan Guppy

Sebelum memutuskan untuk memelihara ikan guppy, pastinya kamu harus menyediakan tempat untuk ikanmu itu kan? Pertanyaan selanjutnya, tempat yang bagaimana yang ideal untuk ikan guppy?
Berdasarkan beberapa referensi yang saya baca dan juga pengalaman orang yang membudidayakannya, guppy bisa ditempatkan di mana saja seperti akuarium atau kolam semen. Akan tetapi, kamu harus memperhatikan dimensi akuarium atau kolam semen agar tidak terlalu kecil untuk ikan guppy.

Apalagi jika kamu bertujuan untuk membudidayakannya. Kamu membutuhkan akuarium dalam jumlah besar atau kolam semen yang cukup luas untuk menampung ikan guppy kamu. Tujuannya adalah agar ikan guppy dapat bergerak dengan leluasa sehingga pertumbuhannya menjadi lebih optimal.

Bayangkan saja jika kamu berada di ruangan yang sempit dengan banyak orang di dalamnya. Apa yang kamu rasakan? Pasti terasa tidak enak bukan? Kamu juga pasti akan merasakan kekurangan oksigen. Begitulah kiranya yang dirasakan oleh ikan guppy.

Ikan guppy juga membutuhkan oksigen sama seperti manusia. Guppy akan sesekali naik ke permukaan untuk mengambil oksigen.

PH Air yang Sesuai

Ikan guppy tidak dapat hidup di PH air yang terlalu asam atau terlalu basa. Kalau kamu memutuskan untuk memlihara ikan guppy, kamu harus menyediakan alat untuk mengecek PH air. PH air yang ideal untuk pertumbuhan ikan guppy adalah 6,8 hingga 7.

Apa yang terjadi jika guppy hidup di PH yang tidak sesuai? Apa pun bisa terjadi. Mulai dari pertumbuhannya terhambat, keindahan siripnya tidak nampak, hingga berujung pada kematian.

Biasanya, pembudidaya ikan guppy yang sudah paham, akan mengendapkan air yang digunakan untuk tempat hidup guppy terlebih dahulu setidaknya selama 2 hari. Tujuannya agar zat-zat yang membahayakan guppy dapat hilang sehingga menjadi tempat yang ideal untuk ikanmu.

Menambahkan Gelembung Udara


Seperti yang sudah saya bahas di atas, ikan guppy juga seperti manusia, membutuhkan oksigen. Agar kebutuhan oksigennya tercukupi, kamu bisa menambahkan gelembung udara pada akuarium atau kolam kamu.

Ikan juga bisa mendapatkan oksigen alami dari tanaman air yang kamu tambahkan ke dalam akuarium. Contohnya seperti tanaman eceng gondok. Selain sebagai sumber oksigen, ikan guppy pasti akan merasa senang bermain-main di balik tanaman air tersebut.

Memisahkan Induk Guppy dengan Anaknya

Tahukah kamu kalau ikan guppy bisa saja memakan anaknya? Ya, itu benar. Sebab, makanan ikan guppy adalah benda-benda kecil seperti jentik dan kutu air. Bukan tidak mungkin guppy juga memakan anaknya sendiri karena ukuran mereka juga sangat kecil saat baru dilahirkan.

Untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya kamu memisahkan induk guppy dengan anaknya di tempat yang berbeda.

Memberi Makan yang Sesuai

Makanan ikan guppy haruslah berukuran kecil. Kamu bisa memberikan bubuk pelet, jentik nyamuk, ulat sutera, dan kutu air. Berikan makan sehari dua kali, pagi dan sore hari dengan porsi yang pas. Memberikan makan dengan porsi yang sesuai menghindari terjadinya pembusukan sisa-sisa makanan yang yang tidak dimakan.

Sisa-sisa makanan yang terlalu banyak di dalam air dapat mempengaruhi kualitas air. Selain mempengaruhi PH air, sisa-sisa makanan dapat mengundang penyakit seperti jamur. Tentu saja ini tidak baik untuk kehidupan ikan guppy.

Selain itu, jika kamu memberikan pakan pelet, berikan makanan hidup setidaknya seminggu dua kali agar nutrisinya seimbang.

Memisahkan Ikan Jantan dan Betina


Bagi yang awam tentang cara merawat ikan guppy, pastinya tidak tahu soal yang satu ini. Kenapa harus dipisah? Lalu bagaimana cara membedakan ikan guppy jantan dan betina? Ikan guppy berukuran kecil, sangat sulit untuk membedakannya tidak seperti hewan peliharaan yang lain yang berukuran besar seperti kucing misalnya.

Kalau kamu berniat untuk membudidayakan ikan guppy, kamu harus memperhatikan poin penting ini. Mengapa? Karena ini sangat mempengaruhi kualitas anakan dari ikan guppy tersebut. Jika ikan guppy kawin sebelum waktunya, maka bukan tidak mungkin anakan yang dihasilkan tidak berkualitas.

Menurut pengalaman orang yang membudidayakan ikan guppy, guppy jantan dan guppy betina harus dipisahkan selama 3 bulan agar organ reproduksi masing-masing ikan berkembang dengan sempurna. Cara membedakan ikan guppy betina dan jantan adalah dengan melihat warnanya.

Guppy betina memiliki warna yang lebih soft dan tidak terlalu mencolok. Sedangkan guppy jantan sebaliknya, memiliki warna-warna yang mencolok dan terang. Sama seperti ikan cupang jantan dan betina.

Suhu yang Ideal

Ikan guppy dapat tumbuh dengan baik jika hidup di air dengan suhu 26 – 28 derajat celcius. Tidak terlalu dingin dan tidak terlalu panas. Salah satu cara agar suhu air tetap terjaga adalah dengan rutin mengecek suhu air menggunakan thermometer khusus. Kemudian, gunakan lampu yang tidak terlalu terang. Sebaiknya, gunakan lampu berwarna biru atau kuning dibandingkan dengan lampu berwarna putih.

Mendesain Kolam Sealami Mungkin


Teknik aquascape sangat cocok untuk ikan hias guppy. Aquascape adalah teknik menghias akuarium seperti suasana alam. Tujuannya adalah agar guppy tidak merasa stress dan merasa hidup di habitat aslinya. Kamu juga bisa meletakkan lampu di atas akuarium agar semakin terlihat indah.

Menjaga Kebersihan Air Kolam

Selanjutnya, kamu harus menjaga kebersihan air kolam karena ikan guppy tidak bisa hidup di air yang keruh atau kotor. Untuk menyiasatinya, gunakan filter air agar air tetap terjaga kebersihannya. Selain itu, rutinlah mengganti airnya setidaknya seminggu sekali.

Agar PH air tidak terganggu saat mengganti air kolam dengan air yang baru, sisakan sepertiga air kolam yang lama. Kemudian tambahkan dengan air bersih yang lain.

Nah, itulah cara merawat ikan guppy beserta tipsnya. Kalau kamu memiliki pengalaman atau informasi lain mengenai cara merawat ikan guppy, silahkan tulis di kolom komentar ya. Agar banyak orang yang terbantu dengan informasi tersebut.

Jangan lupa untuk membaca artikel Kampus Budidaya yang lainnya. Belajar budidaya menjadi lebih mudah bersama Kampus Budidaya! See you!


No comments:

Post a Comment

Yuk sharing di sini!