17 Jenis Tanaman Hias Daun Indoor dan Outdoor

 


Tanaman Hias Daun Indoor dan Outdoor
– Memelihara tanaman akhir-akhir ini menjadi trend di kalangan masyarakat. Hobi yang satu ini memang memberikan efek positif pagi pemilik dan  juga lingkungan. Selain dapat meredakan stress dengan bercocok tanam, tanaman juga berperan penting dalam menghadirkan udara yang segar dan bersih.

Ternyata, tidak hanya tanaman yang memiliki bunga saja yang banyak diminati lho! Karena ada beberapa jenis tanaman daun yang tidak memiliki bunga tetapi banyak peminatnya. Jika tanaman berbunga yang dinikmati adalah keindahan bunganya, pada tanaman yang hanya memiliki daun letak keindahannya ada pada daunnya.

Nah, kira-kira jenis apa saja ya yang cocok untuk indoor dan outdoor? Cek yuk di bawah!

Tanaman Hias Daun Kecil

Suplir (Adiantum)

tanaman hias daun
Foto: arcandra.com

Bagi pecinta tanaman hias, pasti tidak asing lagi dengan tanaman yang satu ini. Suplir sangat cocok untuk ruangan yang tidak terlalu luas atau sebagai hiasan di atas meja kerja. Meskipun berdaun kecil, tanaman ini masih terlihat cantik kok.

Suplir akan tumbuh dengan baik jika ditanam di indoor. Karena suplir tipe tanaman yang tidak bisa hidup di tempat kering dan juga panas. Selain itu, suplir membutuhkan tempat yang memiliki udara bersih.

Sirih Gading (Epripemnum aureum)

tanaman hias daun kecil

Nah, kalau tanaman daun yang satu ini sudah menjadi primadona sejak dulu nih! Sirih gading cocok ditanam di dalam ruangan atau di tempat yang teduh. Tanaman ini merupakan jenis tanaman rambat. Jadi, akan lebih bagus jika diletakkan di dinding atau sebagai tanaman gantung.

Selain itu, sirih gading sangat mudah untuk dibudidayakan. Cukup potong bagian batangnya lalu letakkan di media tanam.

Lili Paris (Chlorophytum comosum)

tanaman hias indoor
Foto: mommyasia.id

Tanaman lili paris menjadi pilihan yang tepat untuk kamu yang memiliki lahan terbatas. Tanaman hias daun ini juga bisa ditanam baik indoor maupun tanaman hias daun outdoor. Sama seperti sirih gading, lili paris juga dapat dibudidayakan dengan mudah. Caranya, cabut anakan lili paris sampai ke akar, lalu tanam di media tanam.

Baca Juga: Budidaya Buah Pala: Prospektus, Manfaat, dan Cara Menanam

Sri Rejeki (Aglaonema)

tanaman hias daun merah
Foto: pinterest

Aglonema atau biasa disebut dengan sri rejeki adalah tanaman hias daun merah yang cukup populer. Selain warnanya yang indah, aglonema tidak membutuhkan perawatan yang rumit. Hanya saja, aglonema tidak boleh terkena sinar matahari langsung dan membutuhkan tempat yang lembab.

Aglonema tidak hanya diminati oleh masyarakat Indonesia saja lho! Bahkan, penduduk Eropa dan Amerika Serikat juga menyukainya. Hanya saja, mereka lebih suka aglonema yang berdaun hijau. Sedangkan di Indonesia sendiri, lebih menyukai warna-warna yang terang seperti oranye, merah, dan kuning.

Lidah Mertua (Sanseviera)

tanaman hias indoor
Foto: pinterest

Sanseviera atau lidah mertua sudah lama dikenal sebagai tanaman penghijauan. Selain memiliki fungsi estetik, sanseviera ternyata mampu menyerap karbon dioksida secara maksimal dan merubahnya menjadi oksigen. 

Kadaka (Asplenium scolopendrium)

tanaman hias daun
Foto: pinterest

Dulunya, kadaka adalah tanaman hama yang tak bernilai. Namun, karena tanaman ini terbilang unik dengan daunnya yang  tebal dan bergelombang, kadaka mulai dilirik dan dijadikan sebagai tanaman hias.

Pakis Jepang (Athyrium niponicum)

tanaman hias daun ungu
Foto: pinterest

Biasanya, tanaman pakis berwarna hijau dengan ukuran daun yang kecil. Namun, pakis Jepang mempunyai warna daun yang unik, yaitu perpaduan ungu dan silver. Tanaman ini sangat cantik untuk menghiasi taman kamu, karena pakis Jepang tumbuh merayap di tanah.

Namun, kamu harus memastikan media tanam pakis Jepang selalu lembab. Karena jika tanaman ini kekurangan air, warnanya akan berubah menjadi cokelat.

Pucuk Merah (Syzigium oleina)

tanaman hias pucuk merah
Foto: pinterest

Tanaman pucuk merah menambah daftar tanaman hias daun kecil yang bisa kamu pilih. Tanaman ini sangat unik karena mengalami perubahan warna pada daunnya. Saat daun masih muda, warnanya adalah merah. Namun, ketika menjadi daun yang sudah tua, warnanya akah berubah menjadi tua. Perubahan warna inilah yang membuat pucuk merah banyak dicari pecinta tanaman hias.

Wali Songo (Schefflera arboricola)

tanaman wali songo
Foto: gardens4you.co.uk

Tanaman perdu ini cocok diletakkan  di dalam maupun luar ruangan. Karena ukurannya yang mini, tanaman ini tidak memerlukan lahan yang luas. Justru, bagus ditanam di pojok-pojok ruangan. Wali songo mempunyai warna daun yang indah, yaitu perpaduan antara warna hijau dan putih yang menghasilkan corak tak beraturan.

Selain indah, wali songo juga bermanfaat karena kemampuannya menyerap polusi udara lho!

Zebrakraut (Tradescantia zebrina)

tanaman hias daun ungu
Foto: maisonbouture.com

Kalau kamu menyukai tanaman hias daun ungu, zebrakraut adalah pilihan yang tepat. Perpaduan warna ungu tua dan putih pada zebrakraut sangat memikat. Apalagi, zebrakraut dapat tumbuh menjalar ke segala arah. Sehingga cocok untuk dijadikan tanaman gantung.

Tanaman Hias Daun Lebar

Monstera (Monstera deliciosa)

tanaman hias daun lebar
Foto: thatplantylife.com

Nah, kalau tanaman hias yang satu ini sudah pasti tahu dong? Monstera akhir-akhir ini menjadi primadona. Selain bagus untuk hiasan taman, monstera juga tidak jarang digunakan sebagai properti untuk foto.

Belajar Budidaya Lebih Mudah? Klik Di Sini!

Gelombang Cinta

Foto: wildfloradesign.com

Tanaman gelombang cinta bukanlah tanaman pendatang baru. Tanaman hias daun ini sudah lama dikenal dan memang memiliki daya tarik tersendiri. Pasalnya, daun gelombang cinta memiliki tekstur bergelombang dengan ukuran daun yang lebar. Gelombang cinta cocok diletakkan di sudut-sudut ruangan.

Canna (Canna indica)

Foto: pinterest

Jika kamu sering ke taman kota, kamu pasti akan menemukan tanaman hias daun lebar ini. Canna mempunyai daun seperti daun pisang dengan guratan kuning yang halus. Canna memiliki bunga yang cantik berwarna merah perpaduan oranye.

Tanaman ini menyukai air dan cuaca yang panas. Sehingga canna cocok ditanam di tempat terbuka.

Kuping Gajah (Colocasia esculenta)

Foto: pinterest

Sama seperti canna, tanaman kuping gajah juga menyukai tempat yang lembab dan terkena sinar matahari langsung. Daunnya yang lebar tidak hanya mempercantik penampilannya saja, akan tetapi juga dapat melindungi tanaman-tanaman kecil di sekitarnya yang tidak terlalu suka dengan matahari.

Daun Talas (Araceae)

Foto: pinterest

Ada sebagian orang yang menyukai tanaman dengan daun yang lebar seperti daun talas. Bentuk daun talas seperti cinta dan anti terhadap air. Jadi, kalau kamu menyemprotkan air pada bagian daunnya, air akan bergulir dan jatuh ke bawah.

Tanaman daun talas memerlukan perawatan khusus seperti pemberian insektisida, agar tidak terjangkiti hama ulat. Selain itu, kamu juga perlu memangkasnya secara berkala agar tidak tumbuh terlalu besar.

Karet Kebo (Ficus elastica)

Foto: pinterest

Keunikan yang dimiliki oleh tanaman ini adalah pada daunnya yang tebal dan mengkilap. Untuk menjaga agar tetap mengkilap, kamu perlu membersihkan bagian daunnya secara berkala dari kotoran yang menempel. Karet rebo cocok sebagai tanaman indoor maupun outdoor.

Keladi Red Star

Foto: pinterest

Berbeda dengan aglonema yang tidak boleh terkena sinar matahari langsung, keladi red star justru membutuhkan sinar matahari langsung. Sehingga, tanaman ini cocok diletakkan di luar ruangan. Daya tarik dari tanaman ini terletak pada motif daunnya. Terdapat bercak merah yang menyerupai bintang.

 

Nah, itu dia jenis-jenis tanaman hias daun untuk indoor dan outdoor. Jadi, kamu tertarik yang mana?

No comments:

Post a Comment

Yuk sharing di sini!